Komplikasi Kehamilan Dapat Meningkatkan Risiko Stroke

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh:

Banyak wanita mengalami komplikasi selama masa kehamilan. Dua komplikasi yang paling umum yaitu gula darah tinggi (diabetes gestasional) dan tekanan darah tinggi (preeklampsia) telah terbukti sebagai indikator peningkatan risiko stroke.

Gula darah meningkat (diabetes gestasional)

Diabetes gestasional adalah ketidakmampuan tubuh untuk memproses karbohidrat selama masa kehamilan. Sering kali tidak ada gejala dari kondisi ini. Semua wanita hamil dianjurkan untuk menjalani tes untuk mendeteksi kondisi gestational diabetes selama masa kehamilan mereka.

Gejala yang muncul biasanya ringan dan tidak mengancam jiwa bagi wanita hamil. Namun, peningkatan kadar gula darah pada ibu berhubungan dengan peningkatan komplikasi pada bayi, termasuk:

  • Ukuran besar saat lahir
  • Trauma kelahiran, terutama pada bahu
  • Hipoglikemia (gula darah rendah)
  • Penyakit kuning

Faktor pemicu risiko untuk diabetes gestasional adalah:

  • Usia yang lebih tua saat hamil
  • Keturunan Afrika atau Hispanik
  • Kegemukan
  • Diabetes gestasional pada kehamilan sebelumnya
  • Memiliki bayi sebelumnya dengan berat lebih dari 4 kg

Dalam banyak kasus, kadar glukosa darah akan kembali ke tingkat pra-kehamilan setelah sang ibu melahirkan. Namun, 40% dari wanita yang pernah mengalami diabetes gestational akan mengidap diabetes betulan dalam waktu 5-10 tahun setelah melahirkan. Risiko ini dapat meningkat pada wanita dengan obesitas.

Peningkatan tekanan darah (preeklampsia)

Preeklampsia adalah perkembangan dari kondisi tekanan darah tinggi pada sekitar pertengahan masa kehamilan. Gejalanya termasuk pembengkakan pada wajah dan tangan. Penyebab pasti dari preeklampsia tidak diketahui. Preeklampsia terjadi pada sekitar 8% dari seluruh kehamilan.

Orang yang lebih berisiko terkena preeklampsia adalah yang memiliki kondisi berikut ini:

  • Kehamilan pertama
  • Usia saat hamil sudah tidak terlalu muda
  • Keturunan Afrika
  • Kehamilan kembar
  • Riwayat diabetes, tekanan darah tinggi, atau penyakit ginjal

Saat ini, satu-satunya cara untuk menyembuhkan preeklampsia adalah untuk melahirkan bayi. Jika terlalu dini untuk melahirkan bayi, kondisi ini dapat dikelola dengan cara berikut:

  • Istirahat yang cukup
  • Pemantauan ketat
  • Melakukan proses kelahiran saat janin sudah mampu bertahan hidup di luar rahim

Terdapay 33% kemungkinan preeklampsia terulang lagi pada kehamilan berikutnya.

Apa efek jangka panjang pada wanita yang pernah mengalami preeklampsia atau diabetes gestasional?

Hasil terbaru dari dua penelitian menunjukkan bahwa pengaruh dari komplikasi kehamilan ini dapat meluas hingga setelah melahirkan. Peneliti melihat catatan medis dan menemukan bahwa wanita yang mengalami preeklampsia dan diabetes gestasional selama masa kehamilan, akan memiliki kemungkinan dua kali atau lebih untuk mengalami stroke, hingga 13,5 tahun setelah kehamilan.

Peneliti lain juga menyimpulkan hasil yang sama. Mereka menemukan bahwa wanita dengan preeklampsia, 60% lebih mungkin untuk mengalami stroke pada bulan-bulan dan tahun-tahun berikutnya setelah kehamilan mereka.

Walaupun hasil ini perlu dikonfirmasi dengan studi tambahan, namun penting untuk melakukan pemeriksaan rutin sebelum kehamilan untuk mengidentifikasi preeklampsia dan diabetes gestasional, serta masalah lainnya. Hasil penelitian juga menunjukkan kebutuhan untuk mengidentifikasi cara-cara untuk mencegah masalah ini, sehingga konsekuensi sekunder seperti stroke di kemudian hari dapat dihindari.

Bagaimana cara mengurangi risiko terkena komplikasi kehamilan?

Penting bagi semua wanita hamil untuk mendapatkan perawatan awal dan berkelanjutan pada masa sebelum kehamilan. Hal ini memungkinkan untuk deteksi dini dan pengobatan ini serta mengetahui kondisi yang berhubungan dengan kehamilan lainnya. Seperti halnya kondisi atau penyakit lain, beberapa faktor risiko dapat dikontrol, atau diobati, yang berarti Anda dapat mengambil tindakan untuk mengurangi risiko itu. Namun tentu saja, ada juga faktor-faktor lain yang berada di luar kendali Anda.

Risiko komplikasi ini dapat dikurangi melalui:

  • Menjaga berat badan yang sehat
  • Makan makanan yang seimbang yang membuat tingkat gula darah normal
  • Berolahraga secara teratur

Sumber