Apakah Pembesaran Jantung Dapat Menyebabkan Kematian Pada Wanita Hamil?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh:

Kardiomyopati yang tidak terdiagnosis tampaknya merupakan penyebab utama kematian karena kardiovaskular yang berhubungan dengan kehamilan pada wanita, seperti yang dilaporkan peneliti.

Dari 209 kematian yang terkait dengan kehamilan selama periode 2002-2005, peneliti menemukan bahwa 54 wanita meninggal karena komplikasi kardiovaskular—dan 35 wanita meninggal karena kardiomyopati. Sekitar 30% kematian seharusnya mampu dicegah seandainya para wanita ini, yang menunjukkan tanda terdesak terus-menerus, telah dirawat dengan baik. Sebagian besar penyakit kardiovaskular tidak terdiagnosis sampai setelah wanita melahirkan atau telah meninggal.

Pengenalan awal pasien bergejala dan rujukan spesialis jantung oleh penyedia layanan kandungan mungkin membantu mencegah keadaan serius dan kematian.

Para peneliti memeriksa catatan 2,147,492 kelahiran di California. Dalam kelompok tersebut, 732 wanita meninggal saat hamil atau dalam setahun setelah hamil, dan 209 diperkirakan merupakan kematian yang terkait dengan kehamilan.

Setelah melakukan analisis statistik, peneliti menentukan bahwa kurang dari ¼ wanita telah terdiagnosis dengan penyakit kardiovaskular sebelum melahirkan—6% diketahui mengalami kondisi kardiovaskular sebelum hamil, 8% terdiagnosis sebelum melahirkan, dan 8% lainnya dipastikan mengalami komplikasi kardiovaskular selama melahirkan. Peneliti mengatakan 37% wanita yang meninggal terdiagnosis segera setelah melahirkan—dan 41% terdiagnosis dalam otopsi. Di antara wanita yang meninggal karena kardiomyopati, peneliti menemukan bahwa wanita tersebut 4 kali lipat kemungkinan telah mengonsumsi obat-obatan terlarang daripada wanita yang meninggal bukan karena kardiovaskular. Wanita yang meninggal karena kardiomyopati juga kemungkinan besar obesitas.

Setengah wanita yang meninggal karena kardiomyopati berumur kurang dari 30 tahun; yang lainnya 15% kurang dari 35 tahun. Ahli perawatan medis dan kesehatan umum profesional harus mendukung usaha yang membantu wanita mencapai berat badan yang sehat dan menghindari penyalahgunaan zat-zat tertentu karena meningkatnya risiko komplikasi kardiovaskular dalam kehamilan.

Masalah kardiovaskular yang tidak dikenali, terutama kardiomyopati, adalah penyebab kematian pada tahap akhir kehamilan dan melahirkan.

Peneliti menemukan bahwa banyak wanita menunjukkan gejala yang umumnya berhubungan dengan kehamilan: napas pendek, detak jantung tidak teratur, lelah, dan cemas. Campur tangan bisa dilakukan oleh dokter sejak dini, termasuk pengawasan lebih ketat selama hamil, mengukur kadar oksigen dalam darah, menambahkan diuretik pada waktu yang tepat, dan hal-hal sederhana lainnya mungkin telah berdampak cukup besar.

Dokter perlu mengingat bahwa wanita dapat muncul dengan masalah jantung serius dengan gejala yang tidak dikenali sebagai masalah jantung. Hal ini juga berlaku dalam kehamilan.

Sumber