Resistensi Obat Dalam Pengobatan Kanker Payudara

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh:

Pengobatan kemoterapi sudah semakin modern meskipun tidak ada pengobatan kanker yang 100% efektif untuk mengatasi kanker. Resistensi obat-obatan dipengaruhi oleh beberapa faktor termasuk faktor individu itu sendiri seperti sel genetik somatik pada tumor.

Resistensi merupakan hal yang umum terjadi pada kanker dan seiring dengan makin efektifnya terapi kanker, resistensi terhadap obat makin sering muncul. Penyebab munculnya resistensi ini adalah karena adanya kompoonen dalam tubuh yang mendeteksi obat anti-kanker di dalam sel mengusirnya keluar. Apoptosis, induksi, dan detoksifikasi juga memiliki peran di dalam terbentuknya resistensi tubuh terhadap obat. Mekanisme dalam resistensi obat kanker ini berfungsi memberikan informasi penting dalam menghindari meningkatnya tingkat resistensi pada kemoterapi. Selain itu, resistensi juga memililki implikasi dan farmakokinetik terhadap obat-obatan yang umumnya digunakan.

Mekanisme resistensi obat pada pengobatan kanker payudara

Kanker payudara adalah kanker yang umumnya menyerang wanita. Kemajuan teknologi telah memberikan pengetahuan dasar dalam mendeteksi molekul biologi pada kanker payudara, namun 30% kanker payudara ini merupakan penyakit yang dapat datang kembali. Pemilihan pengobatan kanker membutuhkan pertimbangan dari pasien dan klinik pengobatan. Jenis obat yang digunakan selama pengobatan yaitu sitotoksik, hormonal, dan agen immunotherapeutic. Obat-obatan ini digunakan dalam adjuvan, neo adjuvan, dan metastasis. Dalam periode waktu tertentu, obat tersebut mampu memberikan kemajuan yang diharapkan banyak orang.

Tingkat kekambuhan dan sistemik bervariasi dan kekambuhan menandakan bahwa kanker payudara adalah penyakit sistemik. Kekambuhan mungkin ditandai dengan adanya sistemik posterior pada pasien dalam jangka waktu 2 sampai 5 tahun setelah pengobatan selesai. Memilih pengobatan berdasarkan kondisi pasien dan jenis klinis serta molekul tumor merupakan cara yang dapat dilakukan untuk menawarkan peningkatan efikasi dan toksisitas yang rendah kepada pasien penderita kanker payudara.

Penjelasan khusus tentang kanker payudara adalah hal penting dan membutuhkan tim multidisiplin serta alternatif pengobatan yang terus berkembang. Dengan penggunaan kemoterapi yang baru, terapi hormon dan agen biologis mampu menjadi lebih efektif dan mampu menyatukan terapi sistemik, operasi, dan terapi radiasi. Walaupun teknologi dan pengetahuan dasar tentang kanker payudara semakin baik, namun penyakit ini merupakan penyakit yang dapat datang kembali dan termasuk pada penyakit sistemik. Pengobatan pada kanker menunjukan kondisi yang lebih baik pada pasien dalam dua sampai lima tahun setelah masa pengobatan. Sebelum memutuskan untuk melakukan pengobatan kanker, mengetahui kondisi pasien, karakter dan molekul tumor adalah hal yang penting.

Selalu konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki kecurigaan terhadap resistensi obat kemoterapi kanker. Informasikan juga pada dokter jika kemoterapi tidak memberikan kondisi yang lebih baik atau malah menimbulkan masalah kesehatan. Konsultasi ini penting agar Anda bisa mendapatkan saran pengobatan lainnya.

Sumber