Asam Folat, Vitamin B12, dan Risiko Kanker Payudara

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh:

Asam folat adalah salah satu bagian dari vitamin B yang dapat membantu tubuh membuat sel-sel yang baru, dan setiap orang membutuhkan asam folat. Vitamin ini juga sangat penting untuk ibu hamil. Mendapatkan asupan asam folat yang cukup sebelum dan selama masa kehamilan dapat mencegah bayi lahir cacat, terutama pada otak dan tulang belakang.

Makanan yang mengandung asam folat yaitu

  • Sayuran hijau
  • Buah-buahan
  • Kacang-kacangan
  • Produk biji-bijian seperi gandum

Jika kita kekurangan asam folat dari makanan yang kita makan, kemungkinan kita harus mengonsumsi suplemen makanan. Vitamin B12 merupakan vitamin yang larut dalam air. Setelah tubuh mengkonsumsi Vitamin B12, tubuh akan mengeluarkan sisanya melalui urin. Vitamin B12 juga penting untuk metabolism tubuh dalam membantu pembentukan sel darah merah dan pemeliharaan sistem saraf pusat. Selain itu, vitamin B12 bisa disimpan dalam liver selama bertahun-tahun.

Adakah hubungan antara asam folat, vitamin B12 dengan risiko kanker payudara?

Asupan asam folat yang memadai cukup penting untuk mencegah kanker payudara dan manfaat yang didapatkan ini berhubungan dengan metabolisme dari asam folat sendiri. Banyak peneliti yang sudah mengevaluasi hubungan asam folat dengan risiko kanker payudara dan pengaruh asupan asam folat terhadap kanker.

Penelitian eksperimental dan epidemologi telah menunjukan bahwa asupan asam folat yang rendah dapat meningkatkan terjadinya kanker. Kekurangan asam folat dapat mengganggu sintesis DNA, mekanisme perbaikan, dan mempengaruhi ekspresi gen melalui DNA abnormal dan RNA metilasi. Selain itu, jalur metabolisme yang ikut serta dalam metilasi DNA membutuhkan mikronutrien lain seperti vitamin B12 sebagai faktor pendukung. Beberapa studi epidemiologi menunjukan bahwa risiko kanker payudara pada wanita dapat dikurangi dengan cukupnya asupan asam folat untuk tubuh. Selain itu, asam folat juga memiliki efek perlindungan terhadap kanker payudara. Oleh karena itu, penelitian dan sampel yang telah diambil menunjukkan bahwa asupan asam folat ada hubungannya dengan risiko kanker payudara.

Beberapa studi menunjukkan bahwa tidak ditemukan hubungan secara keseluruhan antara asupan folat dengan risiko kanker payudara. Namun, penelitian mencatat adanya hubungan terbalik antara asupan folat dengan risiko kanker payudara pada wanita yang mengonsumsi alkohol dengan jumlah yang tinggi. Salah satunya yaitu studi kasus yang meneliti darah untuk mengetahui hubungan antara tingkat sirkulasi asam folat dan risiko kanker payudara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asam folat memiliki efek perlindungan keseluruhan pada risiko kanker payudara. Efek perlindungan ini akan berbeda tergantung pada tingkat asupan vitamin B12.

Asam folat memiliki pengaruh dalam sintesis nukleotida DNA dan RNA metilasi. Efek procarcinogenic merupakan bukti rendahnya asupan folat pada tubuh. Fungsi asam folat diperlukan untuk mengubah homosistein menjadi metionin dalam metilasi DNA melalui metionin sintase. Enzim tersebut memerlukan vitamin B12 sebagai faktor pendukung dalam proses perubahan homosistein menjadi metionin dan penentukan kapasitas metilasi sel. Oleh karena itu, mengonsumsi vitamin B12 itu penting untuk memenuhi kebutuhan asupan folat yang tinggi.

Asupan asam folat yang tinggi dapat menurunkan risiko kanker payudara pada wanita yang sudah menopause dan manfaat asam folat ini dipengaruhi oleh asupan vitamin B12.

Selalu konsultasikan pada dokter sebelum mengkonsumsi asam folat atau vitamin B1. Beritahukan juga pada dokter jika Anda sedang hamil atau menyusui.

Sumber