Berbagai Kelainan dan Cedera Jari Kaki

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh:

Kaki terdiri dari banyak tulang, sendi, tendon, dan ligamen. Masing-masing kaki terdiri dari 28 tulang, 30 sendi, dan lebih dari 100 otot, tendon dan ligamen, yang semuanya bekerja sama untuk memberikan dukungan, keseimbangan, dan mobilitas. Jari-jari kaki terlibat dalam banyak kegiatan, sehingga mereka mudah untuk terluka.

Apa saja gangguan dan cedera umum pada jari kaki?

Ada banyak hal yang dapat merusak jari kaki Anda: bermain olahraga, benturan pada kaki, atau memakai sepatu yang tidak pas dapat menyebabkan cedera pada jari kaki. Jika Anda adalah seorang atlet, Anda memiliki risiko yang lebih tinggi dari cedera kaki dibandingkan orang lain karena atlet menempatkan tekanan tinggi pada kaki mereka. Di sini kami akan menyoroti beberapa cedera serta gangguan yang paling umum dan bagaimana untuk mengenali mereka.

Jari kaki patah

Jari kaki patah bisa terjadi ketika Anda menjatuhkan sesuatu di kaki Anda atau karena tersandung. Jika retak kecil, Anda dapat mengatasinya dengan mengikatkannya ke jari kaki lain sampai sembuh. Namun, jika retak besar seperti di jempol kaki Anda, Anda mungkin perlu digips atau bidai.

Tanda-tanda patah kaki terlihat nyata: nyeri, bengkak, atau perubahan warna di daerah tulang yang patah. Dalam kasus yang lebih parah, Anda mungkin menemukan tulang yang menonjol atau kelainan bentuk pada kaki.

Hammertoe

Hammertoe adalah suatu kelainan yang terjadi pada kaki. Ini biasanya mempengaruhi jari kaki kedua, ketiga, keempat, atau kelima. Jari-jari kaki akan menekuk dan dapat meningkatkan tekanan saat mengenakan sepatu atau melakukan aktivitas.

Seringkali dalam hammertoe, sulit untuk menemukan sepatu yang nyaman. Kapalan akan terbentuk pada jari kaki, antara dua jari kaki atau pada telapak kaki Anda karena gesekan terhadap sepatu. Beberapa kasus juga mengalami kemerahan atau peradangan.

Toe Turf

Toe turf adalah keseleo di ligamen sekitar sendi jempol kaki. Hal ini terjadi setelah bungkukan paksaan kuat pada jempol kaki. Ini biasanya terjadi pada orang yang memakai sepatu ringan yang fleksibel atau mereka yang melakukan paksaan gerakan mengulang pada ibu jari seperti penari, misalnya.

Gejala termasuk rasa sakit dan nyeri di sendi jempol kaki. Dokter akan merekomendasikan rontgen untuk memastikan tidak adanya patah tulang. Jika gejala ringan, dokter Anda mungkin hanya meminta Anda untuk beristirahat dan menggunakan kantong es pada kaki Anda. Anda dapat menggunakan teknik kubah seperti mengenakan sepatu yang kaku untuk membatasi gerak.

Bunion

Bunion adalah suatu kondisi ketika jempol kaki Anda mendorong jari-jari kaki lainnya, menyebabkan sendi di jempol kaki. Bunion lebih kecil disebut bunionettes.

Gejala termasuk ngilu dan sakit pada jempol kaki dan diperparah dengan mengenakan sepatu yang sempit. Semakin jempol kaki mendorong terhadap jari-jari kaki lainnya, semakin buruk gejala yang diperoleh. Pada gejala ringan, cukup berhenti memakai sepatu yang tidak pas dan letakkan es di kaki Anda sudah cukup tetapi dalam skenario terburuk, Anda mungkin perlu untuk melakukan pembedahan.

Cara mencegah gangguan dan cedera kaki

Memakai sepatu yang tidak nyaman untuk jangka waktu panjang sering menyebabkan cedera kaki dan gangguan. Untuk menghindari hal ini, pilih sepasang sepatu yang nyaman, didukung dengan sol yang empuk dan lengkungan yang baik.

Buang sepatu yang sudah usang karena mereka mungkin tidak menahan benturan dengan baik atau tidak memberikan perlindungan. Jika Anda sering pergi berjalan, para ahli merekomendasikan bahwa Anda harus membeli sepasang sepatu baru setiap 3 bulan atau setelah 800 km.

Anda harus memakai kaus kaki untuk mencegah kulit lecet. Hindari berjalan tanpa alas kaki di jalan-jalan atau taman di mana Anda dapat menginjak suatu benda asing dengan mudah.

Kurangi waktu berdiri atau berolahraga di permukaan yang keras sebanyak mungkin. Gunakan alas untuk mengurangi tekanan pada kaki Anda ketika Anda berolahraga. Anda dapat menggunakan penjepit untuk menutupi kaki Anda atau pergelangan kaki untuk menghindari risiko cedera.

Ketika Anda berolahraga, supaya aman lakukan:

  • Peregangan dengan baik sebelum dan sesudah olahraga.
  • Mulailah dengan olahraga yang mudah seperti berjalan sebelum lari, atau secara bertahap meningkatkan jarak lari Anda. Jangan mengerahkan energi secara tiba-tiba seperti untuk sprint.
  • Pastikan untuk membersihkan apapun yang mungkin menghalangi Anda yang mungkin dapat menggores kaki Anda saat berjalan atau berolahraga.

Jangan pernah memotong kapalan dengan pisau cukur atau pisau lipat.

Bagaimana cara mengobati luka kaki?

Pengobatan luka, goresan dan cakaran:

Jika Anda memiliki luka, goresan atau cakaran pada kaki Anda, Anda harus menerapkan tekanan untuk menghentikan perdarahan. Setelah perdarahan telah berhenti, basahi luka dengan sabun dan air secara perlahan menggunakan kain lap.

Gunakan gunting bersih untuk memotong kulit yang lepas. Terapkan salep antibiotik, tutupi dengan perban. Ganti setiap hari.

Pengobatan kaki yang memar:

Rendam kaki dalam air dingin selama 20 menit.

Pengobatan jari kaki yang tegang:

Meskipun kaki Anda mungkin terlihat normal dari luar, mungkin saja ada keretakan pada tulang kaki Anda. Istirahatkan kaki Anda dengan merendam kaki ke dalam air dingin selama 20 menit. Jika rasa sakit lebih dari ringan, lindungi dengan mengikatkannya ke jari kaki sebelahnya.

Pengobatan jari kaki yang tertimpa atau terbentur keras:

Terapkan kantong es ke bagian tersebut selama 20 menit. Cuci kaki dengan sabun dan air selama 5 menit. Potong setiap potongan-potongan kecil kulit mati yang robek dengan gunting yang dibersihkan dengan alkohol. Tutup luka dengan salep antibiotik dan perban. Ganti setiap hari.

Pengobatan subungual hematoma (adanya darah di bawah kuku):

Terapkan kantong es ke bagian tersebut selama 20 menit.

Kuku robek:

Jika kuku Anda hampir robek, gunakan gunting steril untuk dipotong sepanjang garis robekan. Jika kuku Anda robek ke luar dengan tepi kasar, biarkan saja. Terapkan salep antibiotik dan tutup dengan perban. Ganti setiap hari.

Setelah sekitar 7 hari, kuku akan ditutupi oleh kulit baru dan tidak sakit lagi. Membutuhkan waktu sekitar 6-12 minggu agar kuku tumbuh kembali sepenuhnya.

Terapi obat untuk kontrol rasa sakit

Untuk menghilangkan rasa sakit, Anda dapat menggunakan parasetamol atau ibuprofen.

Jangan menggunakan ibuprofen jika Anda memiliki masalah perut, penyakit ginjal, sedang hamil, atau telah diberitahu oleh dokter Anda untuk menghindari jenis obat anti-inflamasi. Jangan menggunakan ibuprofen selama lebih dari 7 hari tanpa konsultasi dengan dokter Anda. Jangan menggunakan parasetamol jika Anda memiliki penyakit hati.

Sumber