Tips Jitu Merencanakan Kehamilan Bagi Ibu Pengidap Diabetes

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh:

Memiliki anak butuh perencanaan yang baik jika calon Ibu memiliki penyakit diabetes. Namun kami punya beberapa langkah dan tips bagi Anda yang berencana untuk punya anak agar kehamilan Anda selalu sehat.

Kunjungi dokter

Anda harus rajin konsultasi ke dokter yang menangani diabetes Anda sekitar 3 hingga 6 bulan sebelum Anda memulai program hamil. Dokter Anda nantinya akan memberikan beberapa persiapan khusus seperti:

  • Melakukan tes A1c untuk mengukur kadar gula darah Anda. Hasilnya akan menentukan apakah Anda aman untuk menghentikan konsumsi pil KB.
  • Tes darah dan urin untuk mendeteksi apa ada komplikasi ginjal yang bisa memengaruhi diabetes Anda
  • Mengukur tekanan darah
  • Mendeteksi kemungkinan penyakit tiroid (jika Anda mengidap diabetes tipe 1)
  • Memeriksa kadar kolesterol dan kadar lemak darah trigliserida
  • Tes mata untuk memeriksa adanya penyakit glaukoma, katarak, dan retinopathy
  • Rekomendasi konseling pra kehamilan

Konseling pra kehamilan, maksudnya?

Konseling pra-konsepsi atau prakehamilan adalah konseling yang dilakukan terhadap pasangan usia subur sebelum terjadinya kehamilan. Bagi calon ibu yang mengidap diabetes, proses ini penting untuk mempersiapkan Anda secara fisik dan mental yang akan mengantarkan Anda pada fase kehamilan yang sehat. Yang akan Anda diskusikan dalam konseling ini bersama dokter kandungan adalah:

  • Berat badan

Usahakan berat badan Anda mencapai angka yang ideal sebelum Anda hamil. Jika berat Anda sedikit di atas angka normal, akan lebih baik jika Anda kurangi agar menghindari komplikasi diabetes. Jika berat badan Anda kurang, coba untuk menambah berat badan agar mengurangi potensi melahirkan bayi yang kecil atau bayi dengan berat kurang.

  • Gaya hidup

Jika Anda mengonsumsi alkohol atau merokok, Anda harus menghentikan semua kebiasaan Anda tersebut. Merokok selama masa kehamilan dapat memengaruhi Anda dan si bayi pada saat sebelum maupun sesudah kehamilan. Saat Anda merokok, zat nikotin, karbon monoksida, dan racun lainnya dapat masuk ke dalam aliran darah dan otomatis memengaruhi bayi Anda. Zat-zat tersebut dapat mengakibatkan:

  • Menyulitkan Anda dan si bayi untuk mendapatkan oksigen
  • Meningkatkan detak jantung bayi Anda
  • Meningkatkan risiko keguguran dan kematian bayi di dalam kandungan
  • Meningkatkan peluang bayi lahir prematur dan memiliki berat badan rendah
  • Bayi Anda berpeluang memiliki masalah pernapasan saat sudah lahir

Minum alkohol selama kehamilan dapat menyebabkan kecacatan seperti keterbelakangan mental dan masalah fisik.

Sumber