Komplikasi Diabetes: Batu Ginjal

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh:

Apa itu Diabetes?

Diabetes adalah suatu kondisi di mana tubuh Anda tidak menghasilkan cukup insulin atau tidak dapat menggunakannya dengan benar. Insulin adalah zat penting untuk mengatur kadar gula darah. Gula darah yang tinggi dapat menyebabkan masalah dalam setiap bagian dari tubuh Anda, termasuk ginjal.

Jika Anda memiliki diabetes tipe 2, Anda mungkin memiliki urine yang sangat asam. Yang meningkatkan risiko Anda untuk mengalami batu ginjal.

Apa itu batu ginjal?

Batu ginjal terbentuk ketika Anda memiliki konsentrasi zat tertentu dalam urin Anda. Beberapa batu ginjal terbentuk dari kelebihan kalsium oksalat. Lainnya terbentuk dari struvite, asam urat, atau sistein.

Batu ginjal dapat melakukan perjalanan dari ginjal melalui saluran kemih Anda. Batu-batu kecil ini dapat melewati tubuh Anda dan keluar dalam urin Anda dengan sedikit rasa sakit atau tidak ada rasa sakit sama sekali. Batu yang lebih besar dapat menyebabkan banyak rasa sakit. Mereka bahkan bisa bersarang di saluran kemih Anda, yang dapat memblokir aliran urin dan menyebabkan infeksi atau perdarahan.

Gejala lain dari batu ginjal meliputi:

  • Sakit punggung atau perut
  • Mual
  • Muntah

Jika Anda mengalami gejala yang parah dari batu ginjal, hubungi dokter Anda. Dokter Anda mungkin akan mendiagnosis batu ginjal berdasarkan gejala Anda. Analisis urin, tes darah, dan citra mungkin diperlukan untuk mengkonfirmasi diagnosis.

Apa faktor pemicu lain untuk batu ginjal?

Siapapun dapat mengalami batu ginjal. Selain diabetes, faktor risiko lain untuk batu ginjal meliputi:

  • Kegemukan
  • Diet tinggi protein hewani
  • Riwayat keluarga batu ginjal
  • Penyakit dan kondisi yang mempengaruhi ginjal
  • Penyakit dan kondisi yang mempengaruhi jumlah kalsium dan asam tertentu dalam tubuh Anda
  • Gangguan saluran kemih atau peradangan kronis dari usus

Obat-obat tertentu juga dapat menempatkan Anda pada risiko yang lebih tinggi mengalami batu ginjal. Di antaranya adalah:

  • Diuretik
  • Antasida yang mengandung kalsium
  • Suplemen yang mengandung kalsium
  • Topiramate (Topamax, Qudexy XR), obat anti-kejang
  • Indinavir (Crixivan), obat yang digunakan dalam mengobati infeksi HIV

Kadang-kadang, ada penyebab yang tidak dapat ditentukan.

Bagaimana mengobati batu ginjal?

Batu ginjal kecil tidak selalu memerlukan pengobatan. Anda mungkin akan disarankan untuk minum air lebih banyak untuk membantu mengeluarkan batu ginjal. Anda akan tahu jika Anda minum cukup air, yaitu ketika air seni Anda pucat atau cerah. Urin yang gelap berarti Anda tidak minum cukup air.

Obat penghilang rasa sakit di pasaran mungkin cukup untuk meringankan rasa sakit untuk batu ginjal yang kecil. Jika tidak, dokter dapat merekomendasikan obat yang lebih kuat. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan alpha blocker untuk membantu Anda mengeluarkan batu ginjal lebih cepat.

Batu ginjal besar mungkin membutuhkan obat penghilang rasa sakit dari resep dokter yang lebih kuat dan kondisi ini lebih mengganggu. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan, infeksi saluran kemih, atau bahkan merusak ginjal.

Salah satu pengobatan yang umum digunakan adalah extracorporeal shock wave lithotripsy, yang menggunakan gelombang kejut untuk memecah batu. Jika batu di ureter Anda, dokter Anda mungkin dapat memecahkannya dengan sebuah ureteroscope. Jika batu Anda sangat besar dan Anda tidak bisa mengeluarkan mereka, Anda mungkin perlu melakukan pembedahan.

Bagaimana saya bisa mengurangi risiko mengalami batu ginjal?

Setelah Anda mengalami batu ginjal, Anda memiliki risiko lebih tinggi mengalaminya lagi. Anda dapat mengurangi risiko Anda secara keseluruhan dengan menjaga pola makan yang bergizi dan mengelola berat badan Anda. Minum banyak air setiap hari itu penting. Minum sekitar 8 gelas, 8 ons air atau minuman yang tidak berkalori sehari. Jus jeruk juga dapat membantu.

Jika Anda telah memiliki batu ginjal dan ingin mencoba untuk mencegah pembentukan batu ginjal lainnya, ketahui apa yang menyebabkan batu ginjal Anda dulu maka akan membantu Anda untuk mencegah batu ginjal di masa depan. Salah satu cara untuk mengetahui penyebabnya adalah dengan menganalisis batu ginjal Anda. Ketika Anda didiagnosis dengan batu ginjal, dokter Anda mungkin akan meminta Anda untuk mengumpulkan urin dan untuk mengambil batu yang ada pada urin. Analisis laboratorium dapat membantu menentukan asal-muasal batu dalam tubuh Anda.

Jenis batu akan membantu dokter Anda memutuskan perubahan apa yang harus dibuat untuk pola makan Anda.

Beberapa batu ginjal terbentuk dari kalsium oksalat tapi tidak berarti Anda harus menghindari kalsium. Terlalu sedikit kalsium membuat tingkat oksalat meningkat. Cara terbaik untuk memperoleh kalsium harian ialah dari makanan. Anda juga akan membutuhkan jumlah vitamin D yang banyak untuk menyerap kalsium yang sesuai.

Kelebihan natrium dapat meningkatkan kalsium dalam urin Anda. Mengurangi makan makanan asin dapat membantu.

Terlalu banyak protein hewani dapat meningkatkan asam urat dan meningkatkan terjadinya pembentukan batu. Turunkan risiko Anda dengan makan daging merah.

Makanan lain juga dapat menyebabkan munculnya batu ginjal. Pertimbangkan untuk membatasi konsumsi cokelat, teh, dan soda.

Sumber