Apakah Anda Perlu Menghitung Karbohidrat?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh:

Menghitung karbohidrat atau “carb counting” adalah teknik perencanaan makan untuk mengelola kadar glukosa darah Anda.

Penghitungan karbohidrat membantu Anda melacak berapa banyak karbohidrat yang Anda makan. Anda menetapkan batas untuk jumlah maksimum karbohidrat yang dimakan, dan dengan keseimbangan yang tepat dari aktivitas fisik serta obat-obatan, ini dapat membantu menjaga kadar glukosa darah Anda tetap dalam batas normal.

Berapa banyak karbohidrat yang umum?

Berapa banyak karbohidrat yang Anda makan tergantung pada kondisi individual. Menemukan jumlah yang tepat dari karbohidrat tergantung pada banyak hal, termasuk seberapa aktif Anda, serta obat-obatan apa yang sedangAnda minum. Beberapa orang yang aktif bisa makan lebih banyak karbohidrat. Orang lain mungkin perlu memiliki lebih sedikit karbohidrat untuk menjaga kadar gula darah mereka dalam kendali.

Menemukan keseimbangan untuk diri sendiri sangatlah penting, sehingga Anda dapat merasa lebih baik, melakukan hal-hal yang Anda nikmati, dan menurunkan risiko komplikasi diabetes.

Untuk memulainya, pastikan kadar karbohidrat berkisar 45-60 gram saat makan. Anda mungkin membutuhkan lebih atau kurang karbohidrat saat makan tergantung bagaimana Anda mengelola diabetes Anda.

Anda dan tim perawat kesehatan Anda bisa mencari tahu jumlah yang tepat untuk Anda. Setelah Anda tahu berapa banyak karbohidrat untuk dimakan, pilihlah makanan dan ukuran porsi Anda.

Makanan apa yang mengandung karbohidrat?

Makanan yang mengandung karbohidrat atau “carbo” adalah:

  • Biji-bijian seperti beras, oatmeal, dan barley
  • Makanan berbasis gandum seperti roti, sereal, pasta, dan kerupuk
  • Sayuran bertepung seperti kentang, kacang polong dan jagung
  • Buah dan jus
  • Susu dan yogurt
  • Kacang kering seperti kacang pinto dan produk kedelai seperti burger vegetarian
  • Permen dan makanan ringan seperti soda, minuman jus, kue, cookies, permen, dan keripik
  • Sayuran non-tepung seperti selada, mentimun, brokoli, dan kembang kol memiliki sedikit karbohidrat tetapi secara umum sangat rendah.

Berapa banyak karbohidrat dalam makanan ini?

Membaca label makanan adalah cara yang bagus untuk mengetahui berapa banyak karbohidrat dalam makanan. Untuk makanan yang tidak memiliki label, Anda harus memperkirakan berapa banyak karbohidrat yang ada di dalamnya. Memiliki patokan sajian karbohidrat dalam pikiran akan membantu Anda memperkirakan berapa banyak karbohidrat yang Anda makan.

Sebagai patokan, 15 gram karbohidrat ada di masing-masing bahan di bawah ini:

  • 1 buah segar ukuran kecil (4 oz)
  • ½ cangkir kaleng buah atau buah beku
  • 1 iris roti (1 oz) atau 1 (6 inci) tortilla
  • ½ cangkir oatmeal
  • ⅓ cangkir pasta atau nasi
  • 4-6 kerupuk
  • ½ roti hamburger
  • ½ cangkir kacang hitam atau sayuran bertepung
  • ¼ dari kentang panggang besar (3 oz)
  • ⅔ cangkir yogurt polos bebas lemak atau manis dengan pengganti gula
  • 2 cookies kecil
  • 5 cm brownies persegi atau kue tanpa frosting
  • Ss krim ½ cangkir
  • 1 sdm sirup, selai, jelly, gula atau 2 sdm madu sirup ringan
  • 6 chicken nugget
  • 1 cangkir sup

Dengan menghitung karbohidrat, mudah untuk melupakan protein dan lemak dalam makanan. Selalu sertakan sumber protein dan lemak sehat untuk mengimbangi makanan Anda.

Menggunakan label makanan

Menghitung karbohidrat lebih mudah ketika ada label makanan. Anda dapat melihat berapa banyak karbohidrat dalam makanan yang Anda ingin makan dan memutuskan berapa banyak makanan yang bisa Anda makan. Yang paling penting adalah menghitung karbohidrat dengan porsi dan jumlah total karbohidrat.

  • Lihatlah porsinya. Semua informasi pada label adalah tentang satu porsi makanan ini. Jika Anda akan makan porsi yang lebih besar, maka Anda akan perlu mengalikan dua atau tiga dari informasi pada label.
  • Lihatlah gram total karbohidrat.
  • Jumlah karbohidrat pada label termasuk gula, pati, dan serat.
  • Jika Anda mencoba menurunkan berat badan, lihat berapa kalorinya. Membandingkan produk dapat membantu menemukan yang kalori per porsinya lebih rendah.
  • Untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke, lihat lemak jenuh dan lemak trans. Carilah produk dengan jumlah lemak jenuh dan trans per porsi yang paling rendah.
  • Bagi orang dengan tekanan darah tinggi, lihat sodium. Carilah makanan dengan sedikit sodium.