Yang Harus Disiapkan di Sekolah untuk Anak Penderita Anemia Sel Sabit

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh:

Seorang anak dengan penyakit sel sabit mungkin memenuhi syarat untuk pendidikan khusus. Berikut ini merupakan akomodasi yang harus dipertimbangkan untuk anak dengan anemia sel sabit. akomodasi lainnya dapat dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan individu siswa.

Dua set buku, satu untuk rumah dan satu untuk sekolah

Siswa dengan penyakit sel sabit sering absen dengan tidak direncanakan karena penyakit kronis mereka. Memiliki buku ekstra di rumah akan memungkinkan siswa untuk belajar dan tetap bisa mengerjakan tugas-tugas mereka.

Izin untuk membawa botol air minum sepanjang hari

Minum air sepanjang hari sekolah mencegah dehidrasi, yang dapat memicu sakit. Seorang siswa penderita anemia sel sabit harus minum satu liter air sehari.

Izin kamar mandi dan klinik bila diperlukan

Anak-anak dengan penyakit sel sabit minum lebih banyak cairan dan buang air kecil lebih sering dari anak-anak lain. Ketika seorang anak minum lebih sedikit dari biasanya, ia bisa mengalami dehidrasi.

Dehidrasi adalah penyebab utama dari nyeri. Kartu tanda pengenal yang dilaminasi dapat digunakan bila diperlukan memungkinkan siswa untuk meninggalkan kelas tanpa menarik perhatian dari siswa lain.

Siswa tidak harus diminta untuk berpartisipasi dalam kegiatan pendidikan jasmani yang melibatkan latihan berat dan lari jarak jauh

Izinkan olahraga sesuai dengan tingkat kenyamanan siswa. Siswa harus istirahat minum air setiap 10-15 menit selama latihan fisik. Olahraga berat dan lari jarak jauh sering dapat memicu timbulnya asidosis laktat yang menyebabkan rasa sakit sel sabit.

Siswa dapat dibebaskan dari kegiatan di luar ruangan ketika suhu lebih dari 31 derajat

Suhu ekstrem dapat mengubah aliran darah dalam tubuh dan memicu nyeri. Aturlah agar siswa melakukan kegiatan alternatif saat jam istirahat.

Siswa akan diberi beban kerja moderat dengan tugas terbatas

Stres dapat memicu sakit. Sering kembali ke sekolah setelah absen lama, siswa mungkin merasa kewalahan dan khawatir tentang pekerjaan rumah dan tugas; memperpendek tugas dan memungkinkan modifikasi tugas akan mengurangi stres dan membuat tugas diselesaikan dengan layak.

Siswa akan diberikan perpanjangan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan kelas, tes, kuis.

Siswa dapat memproses informasi lebih lambat karena penyakit sel sabit, rawat inap, jadwal perawatan medis, obat sakit atau stroke.

Siswa akan dibantu guru di rumah secara sementara untuk membantu tugasnya ketika ia tidak masuk sekolah

Siswa dengan penyakit sel sabit sering absen. Ini dapat menyebabkan mereka menjadi kekurangan keterampilan pada satu atau lebih mata pelajaran inti. Seorang guru dapat membantu di rumah sementara dan dapat bekerja dengan siswa secara rutin dan mencegah hal ini.

Siswa akan dibantu seorang teman untuk membuat dia update tentang informasi kegiatan kelas dan fungsi sekolah

Siswa dengan penyakit sel sabit dan penyakit kronis lainnya sering memiliki absensi yang menyebabkan mereka kehilangan acara sekolah penting, seperti hari foto bersama atau kunjungan lapangan. Rekan sobat dapat memberikan e-mail atau menelepon siswa untuk memberi mereka informasi.

Pemberian obat selama hari sekolah

Beberapa anak mungkin memiliki sakit kronis akibat anemia sel sabit. Obat nyeri dapat memungkinkan siswa untuk menyelesaikan sekolahnya. Sekolah kadang-kadang dapat membantu dalam pemberian obat setiap hari juga ketika masalah di rumah tidak mengizinkan pemberian rutin dosis obat sehari-hari seperti HU atau chelators besi.

Sumber