Penyebab Anemia Defisiensi Folat

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh:

Folat merupakan vitamin yang larut dalam air, sehingga tubuh Anda tidak dapat menyimpannya untuk jangka waktu yang lama. Persediaan folat dalam tubuh biasanya hanya cukup untuk bertahan selama empat bulan. Oleh sebab itu, Anda perlu mendapatkan asupan folat dalam diet harian untuk memastikan tubuh Anda memiliki persediaan vitamin yang cukup.

Sama halnya dengan anemia defisiensi vitamin B12, anemia defisiensi folat dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Beberapa faktor tersebut akan dipaparkan di bawah ini.

Pola makan

Sumber folat yang baik adalah brokoli, kubis Brussel, asparagus, kacang polong, buncis, dan beras merah. Penting untuk mengonsumsi jenis makanan ini secara teratur agar terhindar dari defisiensi folat.

Defisiensi folat karena pola makan yang buruk atau tidak sehat lebih sering terjadi pada pecandu alkohol dan orang yang mengikuti tren diet yang tidak melibatkan sumber folat dalam makannya.

Malabsorpsi

Terkadang, tubuh Anda mungkin tidak dapat menyerap asam folat secara efektif sebagaimana mestinya. Hal ini biasanya disebabkan oleh gangguan sistem pencernaan, seperti Celiac disease.

Buang air kecil yang berlebihan

Anda mungkin kehilangan folat dari tubuh saat Anda terlalu sering buang air kecil. Hal ini dapat disebabkan oleh gangguan pada organ tubuh Anda, seperti:

  • Gagal jantung kongestif — jantung tidak dapat memompa cukup darah ke seluruh tubuh
  • Kerusakan hati akut — sering disebabkan oleh konsumsi alkohol berlebihan
  • Dialisis jangka panjang — sebuah mesin yang meniru fungsi ginjal digunakan untuk menyaring produk limbah dari darah

Obat-obatan

Beberapa jenis obat mengurangi jumlah folat dalam tubuh, atau membuat folat lebih sulit untuk diserap. Obat-obatan tersebut termasuk beberapa antikonvulsan (obat yang digunakan untuk mengobati epilepsi), colestyramine, sulfasalazine dan methotrexate.

Petugas medis akan memantau obat-obatan yang dapat memengaruhi tingkat folat dalam tubuh Anda.

Penyebab lainnya

Pada saat tertentu, tubuh Anda membutuhkan lebih banyak folat dari biasanya. Kondisi ini dapat menyebabkan defisiensi folat jika Anda tidak dapat memenuhi tuntutan tubuh tersebut. Tubuh akan membutuhkan lebih banyak folat jika Anda:

  • Hamil
  • Memiliki kanker
  • Memiliki kelainan darah – seperti anemia sel sabit (gangguan darah warisan yang menyebabkan sel-sel darah merah berkembang secara abnormal)
  • Terkena infeksi atau peradangan (kemerahan dan bengkak)

Bayi prematur (lahir sebelum 37 minggu masa kehamilan) juga lebih berisiko mengalami defisiensi folat karena tubuhnya yang berkembang membutuhkan jumlah folat yang lebih tinggi dari normal.

Kehamilan

Jika sedang hamil atau mencoba untuk hamil, Anda disarankan untuk mengonsumsi 400 mikrogram tablet asam folat setiap hari hingga Anda menginjak usia 12 minggu kehamilan. Langkah ini akan memastikan Anda dan sang bayi memiliki cukup folat, dan akan membantu bayi untuk tumbuh dan berkembang.

Tablet asam folat dapat diberikan sesuai dengan resep dokter Anda. Anda juga dapat membelinya langsung di apotek, supermarket besar, dan toko makanan sehat.

Jika Anda sedang hamil dan memiliki kondisi lain yang dapat meningkatkan kebutuhan folat dalam tubuh, dokter akan memantau kondisi Anda dengan seksama untuk mencegah anemia.

Dalam beberapa kasus, Anda mungkin memerlukan dosis asam folat yang lebih tinggi. Misalnya jika Anda memiliki diabetes, Anda harus mengambil 5 miligram (5mg) suplemen asam folat yang normalnya dikonsumsi sebanyak 400 mikrogram.

Sumber